Jumat, 22 Januari 2010

KEBAHAGIAAN SEJATI


Sunyinya malam masih tetap Gelap
Matahari pun masih bersinar di siang hari
Keindahan dunia masih terus kau kejar
Cita cita dan hormat selalu jadi Impian mu

Disaat mata manusia mulai buta
Kegelapan terus dijadikan sebagai terang
Di saat pikiran manusia mulai tertipu
Karena engkau telah melupakan sesuatu

Kau akan mendengar dan mendengar tapi tak mengerti
Kau akan melihat dan melihat tapi tak tanggap
Telinganya berat dan berat untuk mendengar
Matanya melekat untuk selalu tertutup

Korupsi dianggap sebuah rejeki salah selalu dapat pembenar
Sebab hati bangsa ini sudah mulai menebal
Supaya mereka tidak melihat dengan matanya
Supaya mereka tidak mendengar dengan telinganya

Berbahagialah matamu karena bisa melihat
Berbahagialah telinga mu karena bisa mendengar
Sebab banyak orang benar ingin melihat tapi tidak melihatnya
apa yang bisa telingamu dengar tapi orang tidak mendengarnya




Buahkarya : Sepsianto 22 Januari 2010 dasar Mts.13

Jumat, 04 Desember 2009

MUDA MUDI DAN ZINAH

Note:Tulisan ini saya Publis karena hal yang sangat penting dalam kehidupan seorang remaja

Masa masa remaja adalah masa masa yang rentan terhadap segala hal terkait dengan pergaulan,bermasyarakat, berorganisasi dll. di masa remaja inilah kita di uji oleh hal hal yg realistis dan cenderung menjauhkan dari kehidupan Religi, karena kurangnya pengawasan dan pendampingan orang tua kepada anak anaknya yg sedang tumbuh dewasa, ada banyak muda mudi yng kemudian salah jalan. terkait dengan hal ini di bawah ini ada sebuah cerita :

Seorang pemuda, kita namakan saja Hendra, terpaku melihat keindahan tubuh wanita yang sedang diekspos dalam acara televisi malam hari. Jantungnya berdebar dan nafsu birahinya perlahan mulai naik, ia pun mencari tontonan yang lebih mendorong rangsangan seksualnya. VCD porno pinjaman pun mulai dipasang, sendiri ia berusaha mencari kenikmatan yang sudah dimulainya sendiri ketika menonton acara televisi yang menyingkap keindahan tubuh wanita disebuah televisi swasta.

Tayangan tv dan VCD porno hanya salah satu kasus dimana seseorang
mencari media kenikmatan seksual sendiri untuk masturbasi. Banyak
remaja dan pemuda terjebak keinginan masturbasi karena kurang hati-hatinya menerima tayangan televisi, pergaulan bahkan tutur kata.
Mereka, yang terjebak, mengatakan bahwa maturbasi atau onani itu
lebih baik daripada hubungan seks yang dapat mendatangkan penyakit, bahkan beralasan berdasar penelitian, masturbasi bagi pemuda berguna bagi kesehatan.

Manusia memang patut bersyukur dengan adanya kemajuan hikmat dalam bidang ilmu pengetahuan dalam penelitian dan penyelidikan. Namun sebagai orang kristen, sudah seharusnya kita menyaring segala yang terjadi dan apa yang akan kita perbuat haruslah UNTUK KEMULIAAN NAMA TUHAN dengan berpedoman pada Alkitab. Sesungguhnya apa yang dikatakan Alkitab yang merupakan Firman Allah tentang masturbasi?

“Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi,
yaitu PERCABULAN, kenajisan, HAWA NAFSU, nafsu jahat dan juga
keserakahan, yang sama dengan PENYEMBAHAN BERHALA.” (Kol 3:5)

Penyembahan Berhala! Betul sekali, masturbasi termasuk dosa original
(Original Sin) yaitu percabulan dan hawa nafsu yang sangat
bertentangan dengan hubungan vertikal keTuhanan, yaitu penyembahan
berhala. Namanya saja dosa, tentu tidak bisa diteliti ataupun
dibandingkan dengan hasil ilmu pengetahuan (1Kor 2:14). Sebab itu
pula kita tidak bisa menjadikan hikmat yang berasal dari dunia ini
sebagai pedoman dalam kehidupan kekristenan yang baik dan benar (Kol
2:8, 1Kor 2:5, Yak 3:15).

Lalu bagaimanakah cara bagi mereka yang sudah terjebak dalam pola
pikir duniawi yang mengatakan masturbasi itu baik? Perlu diingat
kembali, sebagai orang kristen yang baik dan benar segala sesuatu
yang dipikirkan, yang diperbuat dan yang diperkatakan haruslah
senantiasa kudus dan MEMULIAKAN NAMA TUHAN (1Ptr 2:12, 2 Tes 1:12).

Langkah pertama adalah minta tolong Roh Kudus agar bisa terbebas dari ikatan dosa dengan sungguh sungguh (Ef 1:17). Sebab manusia tidak dapat menolong dirinya sendiri dan tidak dapat memuliakan nama Tuhan Yesus tanpa pertolongan Roh Kudus (Yes 11:2, Yoh 15:26, Yoh 16:13).

Langkah kedua untuk menasihati mereka dengan lemah lembut (Gal 6:1) adalah menyuruh menyingkirkan segala sesuatu yang berhubungan dengan dosa pornografi baik gambar, buku bacaan, majalah, VCD dll dengan
komitmen penuh tidak akan menyimpan bahkan melihat lagi barang yang serupa baik didalam rumah maupun sekilas di lokasi pertokoan. Karena sedikit saja pintu terbuka bagi si jahat, maka dosa kembali menjerat (Kej 4:7).

Berikutnya adalah menjaga pergaulan. Karena dari pergaulan seseorang dapat terpicu untuk bercanda porno dan berbicara kotor (1Kor 15:33). Awal rangsangan otak manusia untuk bertindak berawal dari indera penglihatan dan pendengaran. Bagaimanakah akan berpikir untuk memuliakan Allah jika mengkonsumsi dan memiliki perbendaharaan kata dan pikiran yang buruk (Ef 4:29, Mat 12:35-37)? Seperti halnya

keterikatan narkoba, dimulai dengan merokok. Demikian pula dengan
dosa seksual dimulai dengan bercanda/guyonan porno dan piktor
(pikiran kotor).Langkah akhir adalah membina hubungan dengan saudara seiman yang memiliki tingkat rohani yang baik. Karena Sesama saudara seiman dapat saling menegur, saling menasihati dan saling mendoakan. Cara mudah mendapatkan pergaulan saudara seiman yang memiliki tingkat rohani yang baik adalah lewat gereja, persekutuan, Family Altar, Kelompok Sel, PA, dll.

Masturbasi atau onani termasuk dalam dosa zinah pikiran yang terdapat dalam Mat 5:28 karena dimulai dengan membayangkan sesosok tubuh wanita/pria yang belum atau bukan suami atau istrinya. Sudah sepatutnya kita menyadari, menerima dan memberikan pengajaran Alkitab yang baik dan benar bagi generasi muda yang mudah terombang-ambing oleh rupa-rupa angin pengajaran. Dengan demikian, harapan kita bersama, akan muncul generasi muda pembawa berkat bagi bangsa ini yang menerima otoritas dan kuasa dari Allah yang Maha Tinggi. Berbahagialah mereka yang suci hatinya karena mereka akan melihat
Allah (Mat 5:8).

Tuhan Yesus Memberkati!

“Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda.
Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam
tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu.” (1 Tim 4:12)

Ref.Terangdunia

Rabu, 02 Desember 2009

TEMPAT MENGADU

ya.Tuhan Allah ku....
Kemanakah aku harus mengadu
Saat aku tak tahu jalan
Tunjukan tempat aku harus mengadu

Allah ku yg maha kasih dankaya sayang
Engkaulah jalan kebenaran dan Hidup
Saat badai menerjang jiwa ku
Kuserahkan segenap jiwaku

Aku berserah atas kehendak mu
Agar tetap bersama dengan mu
Jangansamapai terdengan di telingaku
Pergilah....Aku tidak mengenal mu..!

SEBENING EMBUN


Berjalan dalam hitungan waktu
Takterasa hari hari terus berlalu
hari terus terlewati tanpa ragu
Manusia melangkah dalam keseharian

Bagai kilat berkelebat di setaip kesempatan
Tanpa rasa takut dan banyak penasaran
Setiap manusia tergoda keindahan Dunia
tapi tak di temukan sebuah keadilan

Kulihat ada sesuatu di hari itu
Kucoba melangkah di setiap Minggu
Kutemuakan Kasih sebening Embun
Karena di hatiku hanya ada Satu

Dengan darah mu aku di sucikan
Dengan potongan tubuh mu aku di bebaskan
Tiada kata seindah pengorbanan Mu
Darah mu menetes menyejukan seperti embun

Kamis, 26 November 2009

KESELAMATAN YANG PASTI

Renungan Natal 2009
Oleh : Sepsianto


Mengapa pada renungan natal kali ini mengangkat tentang kesalamatan yang pasti. Karena seperti Pastinya Matahari terbit dari timur dan tenggelam di sebelah barat. Itulah keselamatan di dalam jiwa kita yg di janjikan Yesus dengan pengorbanannya di kayu salib.keselamatan yg pasti bukan mudah mudahan. Tapi tidak dengan begitu saja keselamatan yg pasti itu kita dapat sudah barang tentu kita harus bisa mengikut dan percaya kepada yang menjanjikan keselamatan itu.

Percaya Pada siapa …?
Sudah barang tentu percaya kepadaNya yaitu Yesus Kristus
Percaya kepada Yesus sebagai apa..?
Sebagi Mesis yang di urapi sebagai Tuhan dan Juruselamat
Percaya yang bagai mana..?
Percaya dengan kita bisa melakukan apa yang menjadi Kehendak dari Allah Bapa kita dan melakukan apa yg menjadi Perintah dan menjauhi apa yng menjadi laranganNya.kenapa dengan melakukan segala perintahnya sebab Iman tanpa perbuatan padahakekatnya Iman itu adalah Mati.
Perbuatan apakah itu...?
Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenaphatimu dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akalbudi mu dan Kasihilah sesama mu manusia seperti engkau mengasihi diri mu sendiri.

Saudara dan saudari didalam kehidupan kepercayaan Tidaklah cukup dengan pengorbanan Yesus terus kemudian kita sudah terbebas darai segalanya.! Lah kok enak .? sudah barang tentu tidak semudah itu, di sini ada 3 Poin penting yang saling terkait untuk mendapatkan Keselamatan yang pasti Yaitu 3 M

1. Mendengar
2. Mempercayai
3. Melakukan

1a. Mendengar

Saudara dan saudari yang kekasih pertama tama kita pasti penasaran dan dari rasa penasaran itu kita haruslah ada usaha untuk mencari taju di mana keselmatan yang pasti itu ada, setelah kita penasaran dan mendengar dimana keselamatan yang pasti itu ada maka kita di harapkan untuk terus bisa mendengar Firman firman Allah baik di dalam Sidang sidang Jemaat atau pun di forum forum atau acara acara kerohanian yang lainnya. Setelah kita sering mendengar sukacita itu maka kita maka di harapkan bisa terus mendengarkan kabar kesukanan itu.


2a.Mempercayai

Saudara saudari yang kekasih tidaklah cukup untuk memperoleh keselamatan yang pasti itu hanya dengan sering mendengar apa yang menjadi firman firman Allah , setelah kita sering mendengar kan kabar sukacita yaitu firman firman Allah langkah selanjutnya kita di Wajibkan untuk dapat Mempercayainya karena apa gunanya mendengar dan mendengar tapi tidak mempercayai apa yang di dengarkannya, akan sangat percuma apabila kita mendengarkan semua firman Allah baik di dalam Tempat ibadah ataupun di acara acara Religi lainnya tanpa mempercayainya. Jadi apabila kita sudah sering mendengar di wajibkan untuk dapat mempercayai apa yng kita dengar . di langkah ( Poin) kedua inilah yang merupakan penentu untuk dapat melangkah ke langkah selanjutnya

3a. Melakukan

Saudara saudari apakah setelah kita Melaksanakan Poin 1 & 2 yaitu mendengar dan Mempercayai Kita sudah bisa mendapatkan keselamatan yang Pasti itu...? keselamatan yang pasti itu sangatlah mahal dan tidak bisa di beli dengan apa pun karena pengorbanan sang Anak Manusia dengan darahNya. Jadi setelah kita dapat mendengar dan banyak mendengar kita di wajibkan untuk dapat mempercayai apa yang kita dengar dan apa yang kita dengar dan percayai itu haruslah dapat kita ”lakukan” melakukan apa ..? jika kita sudah dapat mendengar apa yng di firmankan Allah bapa kita ( tentu melalui para hambaNya) kita di wajibkan mempercayai isi dari firman itu dan setelah itu kita di wajibkan pula untuk melakukan apa yng manjadi Kehendak Allah bapa kita yang kita dengar dan kita percayai itu karena pada hakekatnya Iman tanpa Perbuatan Adalah Mati.namun tidak lah mudah untuk itu semua untuk dapat melakukan apa yang Allah perintahkan dan menjauhkan apa yang menjadi laranganNya.

Manusia adalah tempatnya salah dan dosa. Karena manusia itu masih bertubuh dan berdaging, karenanya didalam danging itu terdapat, Kekecewaan, sakit hati, irihati,Cemburu, Amarah, dendam dll.itu semua tumbuh subur dalam kehidupan kedagingan.maka karena hal inilah Allah memberikan semacam peringatan atu tegoran kepada manusia dan Turunlah 10 Perintah kepada Musa yang intinya semua perintah itu adalah peringatan, Jangan ini , Jangan itu yang kesemuanya adalah kehidupan Kedagingan.

Bisa kita bayangkan manusia adalah tempatnya hilaf, salah karena selalu di dominasi dengan kedagingannya. dan Allah melihat bahwa manusia semakin menjauh dan melupakan Tuhan Allahnya, ada firman Allah yg menyatakan bahwa ” Jika engkau mempunyai Kepercayaan sebiji sesawi saja Gunung bisa engkau Pindahkan.” dengan firman Allah ini bisa kita bayangkan betapa Kotor dan Tidak pantas Manusia di hadapan Allah dan Betapa Jauhnya SORGA itu. sebiji sesawi saja tidak mampu manusia berikan kepada Allah. Manusia cenderung semakin jauh dari persekutuan dengan Tuhan Allahnya, pada hal sudah banyak di teladani oleh Sang Mesias sang juruselamat kita, hanya beliau lah yang bisa menjadikan kita bisa lebih dekat lagi dengan Allah bapa kita. Yesus memang di lahirkan bertubuh dan berdaging tetapi dia bisa menjauhkan diri dari segala sifat sifat kedagingannya ( Kesombongan, Irihati, Kedengkian Dendam, Sakithati dll ) dan bisa bersekutu dengan Allah bapanya ( Manungaling Kawulo Gusti ) sampai pada akhirhayatnya. Disinilah kita di harapkan bisa mencontoh keteladanan Yesus karena dialah yg menjadi jalan untuk kita sampai di rumah Allah sang bapa surgawi kita.

Sehingga kita pun bisa bersekutu dengan dirinya dan Allah bapa kita yaitu peleburan seorang yang menyembah kepada yang di sembah, suatu hubungan yang akrab antara hambadan Tuhan Allahnya sehingga tidak lagi memiliki jarak yang memisahkan keduanya, Allah diam dalam dirikita yaitu melalui Baptisan, Perjamuan dan Kematerean ketiga sekramen yang mengikat kita kepada kedekatan kita dengan Allah bapa surgawi kita, dan kita ada dalam Hati Allah bapa kita ( Manungaling Kawulo Gusti) sehingga keselamatan yang pasti dapat kita raih melalui Putranya yang tunggal, sehingga kita dapat di hantarkan ketempat dimana tidak pernah dirasakan dengan kulit, tidak pernah di lihat dengan mata, bahkan takpernah terbayang atau terpikirkan oleh Benak Manusia.dimanakah tempat itu..? tempat itu ada Dimana Allah bapa kita Berada.!

Sabtu, 05 September 2009

Rencana ALLAH Baik Adanya

Semua Rencana Tuhan itu baik adanya, saya jadi teringat yg di katakan seorang jawatan dalam suatu kebaktian. hal ini yg membuat saya yakin dan percaya akan Kuas dan kasih dari Tuhan Allah bapa kita.pada waktu itu Istri saya telah melahirkan anak yg pertama dengan tindakan medis (Sesar)atas saran dan permintaan dokter bahwa istri saya tdk boleh hamil lagi sebelum lewat dari 2-3 tahun.karena dalam kurun waktu itu masih dalam tahap pengeringan jahitan, akan fatal akibatnya apabila dalam jangkawaktu yg di tentukan itu tidak di lakukan. maka saya menyarankan istri untuk ikut Program Keluarga Berencana. akan tetapi Allah punya rencana lain, selama 1,1/2 tahun masih dalam tahap memakai kontrasepsi, tapi istri saya di nyatakan positif hamil oleh dokter, Bingung, Pusing , Takut, dan selalu di hantui perasaan yang menakutkan dalam benak saya, yang ada dalam pikiran saya adalah,dokter meminta saya minimal 2-3 tahun, tapi masih 1 tahun 6 bulan sudah positif lagi, saya takut jangan jangan Jahitannya Pecah , lalu bagaimana dg istrisaya..?

Berbagai macam pemikiran timbul dalam pikiran saya.tidak dapat di bayangkan dalam usia kandungan yg menginjak 2 muncul nanah di pinggir bekas jahitan, stres berat saya, hari hari terus berjalan mingu demi minggu telah terlewati saya pun terus rutin untuk cekup ke dokter, dan pada usia kandungan 7 bulan dokter menyatakan istri saya mau ga mau akan di operasi lagi.saya tambah bingung dan stres selain masih repot dengan ank yg pertama saya harus di repotkan lagi dengan berbagai persoalan, di dalam pekerjaan pun sedang dalam dalam tekanan.Pagi, Siang, Malam, Tengah malam saya terus berdoa Agar semuanya dapat di lancarkan, bahkan kalau bisa jangan melalui proses Operasi, tapi saya berpikirlagi Dokter sudah memfonis untuk operasi. maka kita sepakat untuk Minta rujukan ke Rumahsakit daerah di Kampunghalaman. selain dekat dengan orang tua juga bisa lebih cepat di tangani jika ada hal hal yg tdk di inginkan, itu yg saya Pikirkan meskipun dalam keadaan stres saya tetap percaya akan Kuasa Allah, maka saya menyerahkan semuanya Saya hanya bisa memohon dan Percaya Bahwa tidak ada yg mustahil untuk Allah Lakukan. menginjak usia kandungan 9 bulan saya pun mengambil cuti untuk mendampingi istri di saat melahirkan, tapi lagi lagi Allah menguji kesetiaan saya. usia kandungan sudah 9 bulan 9 hari tapi belum juga kunjung terasa mau melahirkan.

Masa cuti saya pun sudah habis, waktu yg di tentukan belum juga lahir maka dengan sangat berat saya meningalkan istri saya di kampung halaman. untuk kembali ke Jakarta karena Tuntutan Pekerjaan, Tuhan Maha baik dan segalarencananya Adalah baik meskipun Pahit untuk di rasakan manusia. pada saat dalam perjalanan pulang sekitar 2 jam lagi sampai di jakarta. HP saya berdering. seorang tetangga menelpon saya, Saya pun sebagai manusia langsung berpikir negatif karena kehawatiran saya. tapi lain saya lain juga rencana Allah. tetangga saya yg menelfon itu, mengucapkan, MAS SELAMAT YA ANAK SAMPEYAN PEREMPUAN dan lahirnya normal, Spontan saya teriak PUJI TUHANNNNNNNNN ....! Orang orang yg masih tertidur dalam kendaraan semuanya terbangun mas ada apa...? maaf ya bapak/ibu sekalian saya lagi seneng tuhan itu maha baik bapk ibu sekalian saya bilang begitu. eh ada yg nyeplos mas mas emang baru tahu ya kalau Tuhan itu maha baik...? ada ada aja..! begitu sampai di jakrta baru beberapa jam saya di tagih tukang sampah yg biasa mengangkut sampah kami seakan akan di tuntun oleh Allah dia menyapa saya Bapak YEREMIA ya...? saya bingung Hahhhhhhhhhh yeremia ...? bapak kan udah tahu nama saya Yosep (nama panggilan saya) lalu saya mengambil uang untuk membayar iuran sampah itu karena ati saya sedang senang saya pun tergerak untuk memberi lebih sama bapak ini saya kasih 10 kali lipat dari pembayaran bulanan... lalu tukang sampah negor saya lagi pak YEREMIA uangnya kelebihan..saya bingung lagi barusan saya kasih tahu nama saya kok lupa lagi bapak ini..lalu saya bilang Bapak saya ini lagi seneng udah sisanya buat beli rokok aja. lalu bapk itu pergi setelah menyelesaikan pekerjaannya. dan saya masuk rumah lalu mandi terus mbaca Alkitab ehhh begitu mbuka Alkitab.

Langsung di Yeremia 1 lalu saya baca bahwa Nabi "Yeremia" itu Lahirnya sudah di tentukan olah Allah bahkan jauh sebelumnya sudah di rencanakan Allah. lalu saya angkat telpon untuk nelpon istri saya dan saya bilang Beri nama Anak kita Yeremia di depannya lalu sisipin nama saya dan di belakang sisipin nama mamanya karena anak kita perempuan, sedangkan Yeremia kan Laki laki.makanya saya beri nama YEREMIA SEPTIANINGSIH "Yeremia" adalah Nabi yg lahirnya sudah di tentukan Allah sedangkan "Sep" nya dari nama saya, dan "Ningsih" nya dari Nama Istrisaya, segala puji kami haturkan kepada Allah. hal ini bisa kita jadikan pengalaman untuk saudara/i yg lain bahwa SEMUA RENCAN ALLAH BAIK ADANYA.


Demikian Pengalaman Kepercayan yg saya alami.
Salam,
Sepsianto & Srimarningsih

Senin, 24 Agustus 2009

SUNAT JASMANI

Renungan Rohani Desember 1998
Oleh : Sepsianto




Sunat..! saudara dan saudari yang kekasih banyak sekali kegiatan banyak sekali pertemuan banyak sekali Tanya jawab dalam berbagai kegiatan baik itu, sekolah minggu, sekolah agama ,katekisasi, kebaktian Remaja , Kebaktian Bapak ibu atau yang lainnya, akan tetapi ketika pertanyaan Bolehkan Kita Bersunat….? Mendapat jawaban yang beragam..? di sinilah terkadang sering terjai “Mis Comunication” Lain yang bertanya lain pula jawabannya sebagai contoh misalnya seorang remaja pada saat kebaktian remaja menanyakan Bolehkah seorang Kristen Sunat…? Lalu mendapatkan jawaban Seperti yang di katakana Rasul Paulus bahwa sunat yg sesungguhnya adalah Sunat dalam hatinya di mana kita bisa melakukan Kehendak Allah.(Konteksnya Rohani) tapi yang di maksud si penanya adalah Konteksnya dia sebagai mahluk social yg bersosialisasi dengan lingkungan di sekitarnya ( Sunat Jasmani) Memotong pucuk kulitkelamin pria. Jadi di sini anatara pertanyaan dan jawaban tidak klop. Maksud dari pertanyaan tadi adalah Jikalau kita melakukan sunat Jasmani seperti halnya kebanyakan orang Bagaimanakah Hukumnya di dalam kepercayaan kita…? Tapi jikalau maksudnya Rasul paulus sih memang sudah tepat. Tapi lain konteksnya. Mari kita bahas bersama .

Sunat ( jasmani ) adalah pertanyaan yang tidak asing lagi bagi seorang kristen sering kali di pertanyakan di kalangan para pria baik orang kristiani atau pun non kristiani akan tetapi banyakl sekali jawaban yang sangat tidak cocko dengan apa yang tertulis dalam Injil, sebagai mahluk ciptaan Allah yang di karuniai akal dan pikiran hendaklah kita senantiasa bersukur dan berterimakasih, karena diantara mahluk mahluk ciptaan Allah, manusia adalah ciptaan yang paling sempurna Serupa dengan gambar Allah, kita di ciptakan sempurna dengan organ tubuh yang sempurna dengan berbagai organ dan dengan fungsinya masing masing , termasuk jenis kelamin kita.dalam hal ini marilah kita baca Injil kita yang tertulis dalam Gal 5 : 1 - 7 ada tertulis :

Supaya kita sungguh sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita, karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi di kenakan “Kuk” perhambaan. Jikalau kamu menynatkan diri mu, Kristus sama sekali tidakakan berguna bagi mu.sekali lagi Aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum torat dan Kamu lepas dari Kristus.Jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum taurat, kamu hidup di luar kasih karunia. Sebab oleh kerena roh ,dan karena iman kita menentikan kebenaran yang kita harapkan , sebab bagi orang orang yang ada di dalam Kristus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai suatu arti. Hanya iman yang bekerja oleh kasih.

Jadi, yang harus kita ingat adalah bahwa Yesus adalah seorang manusia yang hidup pada masa hukum taorat berlaku di mana ia berada dan IA adalah seorang yahudi yang saleh dan telah disunat pada usia 8 hari.

Dengan membaca Injil seperti yang tertulis di atas sudah sangatlah jelas bahwa kita di ciptakan sudah sangat sempurna adanya, dan mensukuri, menjaga, memelihara ,merawat adalah tugas kita karena itu adalah kesempurnaan dari Allah yang kita terima. Dan mengapa kita harus mengurangi kesempurnaan yang telah Allah berikan pada kita..?! ada beberapa alasan ketika saya menanyakan hal ini kepada mereka yang melakukan sunat Jasmani, di antaranya adalah karena faktor kesehatan, tidak bersih bila tidak bersunat.dan berbagai alasan yang menurut saya tidaklah sesuai kalau hal ini berkaitan dengan firman Allah. Faktor kesehatan , kebersihan adalah itu tanggung jawab kita sebagai Mahluk yang di ciptakan sempurna Untuk merawat, membersihkannya. Kalau hanya itu yang menjadi alasan itu adalah alas an yang konyal, pemalas dan menga ada ada ,saya bisa ambilkan contoh yang sangat relefan dan masuk akal :

Dalam kehidupan kita kalau kita merasa risih, kotor kita akan membersihkan badan kita ( Mandi ) dan dalam sehari kita minimal mandi adalah 2 kali. Itu yang terjadi pada badan kita (Body) apalagi kelamin kita yang sudah barang tentu setiap kita mandi kita bersihkan, dan setiap kita buang air kecil kita bersihkan, sudah sangat jelas bahwa kelamin kita lebih sering di bersihkan ketimbang badan (Body) Kita, jadi dalam hal ini bersunat dengan alasan supaya bersih itu tidak bisa di terima secara Keimanan kita, dan perlu di pertanyakan di mana tanggung jawab kita sebagai ciptaan Allah yang di ciptakan secara sempurna kalau kita tidak bisa Merawat,memelihara, menjaga, membersihkan kelamin kita.

Lain halnya apabila kita di ciptakan oleh yang mahakuasa dengan kekurangan kita misalnya kita terlahir tanpa lubang saluran pembuangan air atau satu dan lain hal yang menyebabkan kita tidak bisa membuang air kecil atau tidak bisa di buka sehingga memerlukan bantuan dokter untuk melakukan operasi atau tidakan medis lainnya. Tapi itu pun bukan berarti bersunat tapi tindakan medis..! Dan di dalam injil sudah sangat jelas di nasehatkan kepada kita bahwa hal bersunat atau tidak bersunat adalah tidak mempunyai suatu arti apa apa. Jadi mengapa kita harus bersunat..? kalau itu tidak mempunyai arti apapun Lalu apa Faedahnya ..?, tetapi Malah sebaliknya mengurangi rasa percaya kita pada penciptakita..? tetapi di sini juga di perintahkan kepada kita bahwa apabila mereka menyunatkan diri mereka, Kristus samasekali tidsak berguna bagi diri mu, selain melecehkan kristus berarti pula bahwa mereka yang menyunatkan diri mereka tidak mengakui kirstus melainkan mereka masih berpegang pada Taurat.

Dan mereka yang telah bersunat haruslah mengikuti atau wajib melakukan seluruh hukum taurat. Bukan Kristus dan hukum kasihnya.karena sudah jelas sekali di injil tertulis bahwa “jikalau kamu mengharapkan kebenaran hukum taurat kamu hidup di luar kasih karunia”
Pada perkembangannya sampai sekarang, sunat bukanlah tradisi kita maka yesus mengajarkan bahwa Sunat atupun tdk sunat Tidk mempunyai arti apa apa dan apabila manusia menyunatkan dirinya ia wajib menjalankan seluruh hukum taurat . dan menjauhkan dari kasih karunia artinya sunat itu sebuah tradisi dan itu di ajarkan oleh musa melalui tauratnya. Yohanes I : 17 adalah: "Sebab hukum Taurat diberikan melaluiMusa, tetapi anugerah dan kebenaran datang dari Yesus Kristus.Hal ini menyatakan suatu perbandingan bukan hanya antara Taurat dengan Injil, melainkan perbandingan seluruh PL (Perjanjian Lama) dengan PB (Perjanjian Baru). Kitab suci adalah kitab perjanjian, yang menuntun kita datang kepada Allah yang tidak berubah dan setia, PL diberikan kepada orang Israel, sebagai lambang Kerajaan Allah. PB diberikan kepada kaum pilihan yang adalah tubuh Kristus. PL terbatas untuk satu bangsa. PB ditujukan kepada seluruh bangsa dan suku dalam dunia. PL memberikan tanda janji dengan darah binatang, yang adalah makhluk ciptaan. PB memberikan tanda dengan darah Yesus yang dikaruniakan Allah kepada manusia.Ketika Penginjil Yohanes ingin menyatakan kemuliaan dan kebesaran Yesus, maka ia menyebutkanKalam yang menjadi daging adalah lebih tinggi dari Musa. Musa, dalam konsep orang Yahudi, adalahseorang tokoh, pemimpin yang besar. Karena Musalah maka:
• ada kebudayaan Israel yang tidak dapat dimusnahkan dalam sejarah.(termasuk Sunat)
• manusia mengenal Allah yang berbicara.
• ada firman surgawi di dunia ini.

Sudah sangat jelas bahwa kalau kita menyunatkan diri kita kita akan lepas dari kasih karunia Allah, dan kita tidak lagi mengikut Kristus dam hukum kasihnya tapi kita harus melakukan seluruh hukum taurat .

1.Sudah jelaslah sekarang untuk pertanyaan yang Pertama.
2. Lalumuncullah pertanyaan yg kedua Apabila berdosa menynatkan diri kita Lalu bagaimanakah yg sudah terlanjur
bersunat…?
Jawab :

Alllah kita adalah Allah yg maha baik Maha segalanya dan Kita di beri kebebasan kita sebagai manusia tidaklah menghakimi Kita di berikan pengajaran lalukemudian apa bila kita sudah memahaminya tinggal kita mau atau tidak untuk di selamatkan. dan Dosa adalah Urusan antara Allah dengan orang itu sendiri. Yang kita lakukan adalah menyesalinya dan memohon apunnannya dengan tidak melakukannya lagi pada anak cucukita ( karena hanya Keledai yg jatuh di lubang yang sama)


Tulisan ini saya tulis Karena banyaknya pertanyaan yang dimana apabila saudara dan saudari kita di Tanya kesulitan untuk menjawabnya. Dan saya coba renungkan Di bulan Desember menjelang natal 1998 berdasar Ayat Alkitab dan Kepercayaan yg saya miliki dan mengacu pada Realita Kehidupan.